Sabtu, 15 November 2014

TEMPAT KEDUDUKAN DAN LETAK PERUSAHAAN

TEMPAT KEDUDUKAN DAN LETAK PERUSAHAAN
            Tempat dan letak perusahaan merupakan salah satu faktor pendukung penting yang dapat menjamin tercapainya tujuan perusahaan. Ketepatan pemilihan letak dan tempat perusahaan akan memberikan bantuan yang sangat berharga, baik dalam kaitannya dengan kemudahan-kemudahan yang diberikan maupun dalam kaitannya efesien biaya produksi. Dengan demikian, letak dan tempat kedudukan perusahaan harus diputuskan dengan hati-hati dengan dasar fakta yang lengkap, ditinjau dari aspek ekonomi maupun aspek teknis. Disamping pertimbangan terhadap kebutuhan pada saat pendirian, pemilihan letak dan tempat perusahaan harus pula mempertimbangkan fleksibilitasnya terhadap kemungkinan rencana di masa depan dalam hal perluasan pabrik, diversifikasi produksi, daerah pemasaran hasil produksi, perubahan dan perluasan bahan baku, dan sebagainya.

1.      TEMPAT KEDUDUKAN PERUSAHAAN
      Tempat kedudukan perusahaan adalah kantor pusat perusahaan tersebut. Tempat kedudukan perusahaan pada umumnya dipengaruhi faktor kelancaran hubungan dengan lembaga-lembaga lain, seperti lembaga pemerintahan, lembaga keuangan, pelanggan dan sebagainya. Istilah tempat kedudukan perusahaan dapat diartikan sebagai tempat kantor pusat perusahaan. Dengan semakin tajamnya persaingan serta banyaknya perusahaan yang saat ini bermunculan, maka pemilihan letak perusahaan ini sudah tidak mungkin dilakukan dengan cara coba-coba.Karena dengan cara itu perusahaan akan kalah dalam bersaing

2.      Letak Perusahaan
      Letak perusahaan adalah tempat perusahaan melakukan kegiatan fisik/pabrik.
 Letak perusahaan dipengaruhi faktor ekonomi dan merupakan salah satu faktor penting yang menunjang efisiensi perusahaan terutamadalam kaitannya dengan biaya. Faktor-faktor yang mempengaruhi biaya adalah:
·         Harga bahan mentah/bahan pembantu
·         Tingkat upah buruh
·         Tanah
·         Pajak
·         Tingkat bunga
·         Biaya alat produksi tanah lama
·         Biaya atas jasa pihak ketiga
3.      Jenis-jenis letak perusahhan
Letak perusahaan dapat dibedakan menjadi empat, yaitu:
·         Terikat keadaan alam
 Letak perusahaan yang terkait pada alam pada umumnya karena ketersediaan dan kemudahan bahan baku. Perusahaan yang bahan bakunya tergantung pada hasil sumber daya alam.
·         Terikat sejarah
 Dalam hal ini perusahaan menjalankan aktivitasnya di suatu daerah tertentu karena alasan yang hanya dapat dijelaskan berdasarkan sejarah dari daerah tersebut seperti dalam hal kebudayaan daerahnya..
·         Terikat oleh pemerintah
 Dalam hal ini letak perusahaan ditentukan oleh pemerintah atas dasar pertimbangan keamanan, politik, kesehatan, dan sebagainya supaya masyarakat sekitar tidak terganggu karena adanya perusahaan di kawasan masyarakat.
·         Dipengaruhi oleh faktor-faktor ekonomi
 Faktor-faktor yang berpengaruh dalam kaitan dengan pemilihan letak perusahaan yang bersifat industri yaitu :
a.       Ketersediaan bahan mentah
memungkinkan kesinambungan aktivitas perusahaan, karena tanpa bahan baku perusahaan tidak mungkin bekerja.
b.       Ketersediaan sumber tenaga
suatu potensi yang dapat dimanfaatkan perusahaan dalam mendukung kelancaran aktivitasnya disamping dapat berfungsi sebagai pembangkit tenaga listrik yang sangat dibutuhkan perusahaan.
c.        Ketersediaan tenaga kerja
Ketersediaan tenaga kerja yang melimpah, berkualitas dan murah merupakan pendukung faktor produksi variabel perusahaan. Biasanya perusahaan menempatkan perusahaanya di dekat pemukiman.
d.       Ketersediaan suplai modal
Sangat mendukung berkembangnya investasi. Perusahaan yang membutuhkan dukungan modal besar untuk mengembangkan usahanya. Perusahaan akan memilih tempat dan memperhitungkan penawaran modal dengan bunga rendah.
e.    Transportasi
Berpengaruh besar dalam pendistribusian produk. Kelancaran transportasi juga menjamin kelancaran pasokan bahan baku ke lokasi perusahaan ataupun mengirim hasil produksi ke pasar.
f.       f.      Kedekatan pasar
Merupakan faktor yang makin memudahkan terserapnya produk yang dihasilkan perusahaan.
       g.    Kesesuaian iklim
Faktor cuaca dan iklim  tidak hanya berpengaruh terhadap kesinambungan produksi, tetapi juga berhubungan erat dengan kesehatan buruh yang bekerja di perusahaan. Jika keadaan tidak sesuai, maka hasil produksi dari perusahaan akan tidak maksimal.

B.  Cara Penentuan Letak Perusahaan.
Secara umum terdapat 2 macam cara untuk menentukan lokasi perusahaan yaitu :

1.      Cara kualitatif
Dengan cara ini diadakan penilaian secara kualitatif terhadap faktor-faktor yang dianggap relevan atau memegang peranan pada setiap pilihan lokasi.
2.      Cara kuantitatif
Dengan cara ini hasil analisis kualitatif dikuantifikasikan dengan cara memberikan skor (nilai) pada masing-masing kriteria. Sedangkan menurut teori Alfred Weber, dalam teorinya mengemukakan ada dua faktor yang mempengaruhi penetapan lokasi perusahaan,yaitu :
         Biaya pengangkutan
         Biaya tenaga kerja


C.Perbedaan Tempat dan Letak Perusahaan.
Perbedaan letak perusahaan dan tempat kedudukan perusahaan terletak pada fungsinya. Tempat kedudukan perusahaan berfungsi sebagai tempat administrasi perusahaan tersebut dan cenderung ke kota-kota besar, sedangkan letak perusahaan berfungsi sebagai tempat mengolah produk (keadaan fisik perusahaan untuk melaksanakan kegiatan operasional).


PENGERTIAN PERUSAHAAN



     Perusahaan adalah organisasi yang didirikan oleh seseorang atau sekelompok orang atau badan lain yang kegiatannya melakukan produksi dan distribusi guna memenuhi kebutuhan ekonomis manusia. Kegiatan produksi dan distribusi dilakukan dengan menggabungkan berbagai faktor produksi, yaitu manusia, alam dan modal. Kegiatan produksi dan distribusi umumnya dilakukan untuk memperoleh laba. Artinya, sebagai tujuan bersama dari setiap perusahaan adalah berusaha memperoleh laba berdasarkan rentabilitas.



Perusahaan dalam upayanya mencari laba tersebut harus berani menanggulangi risiko (artinya risiko rugi). Perusahaan lebih menitikberatkan pada semua pengelolaan usaha, termasuk keuangan, produksi, dan pemasaran). Setiap jenis perusahaan ini mempunyai ciri-ciri masing-masing, yaitu:
  • Perusahaan manufaktur (manufacturing business): mengubah input dasar menjadi produk yang dijual kepada masing-masing pelanggan. Contoh perusahaan manufaktur: Honda, Intel, Nike, Sony, dan lainnya.
  • Perusahaan dagang (merchandising business): menjual produk ke pelanggan, namun produknya tidak diproduksi sendiri, melainkan membelinya dari perusahaan lain. Dengan kata lain, perusahaan dagang mempertemukan produk dengan pembeli. Contoh perusahaan dagang: Electronic City, Amazon.com, dan lainnya.
  • Perusahaan jasa (services business): menghasilkan jasa dan bukan barang atau produk untuk pelanggan. Contoh perusahaan jasa: Garuda Indonesia, Telkomsel, dan lainnya.
Namun ada juga kegiatan produksi yang tujuannya bukan untuk mencari laba. Seperti yayasan sosial, keagamaan, dll. Hasil suatu produksi dapat berupa barang dan jasa.

Bentuk Badan Usaha yang utama adalah 
 1. Perusahaan Perseorangan, yaitu perusahaan yang keseluruhannya dimiliki oleh perseorangan.

2. Persekutuan ( Firma dan CV ), yaitu perusahaan yang dimiliki oleh dua orang atau lebih dengan adanya suatu perjanjian yang ada diantara mereka.

3. Perseroan Terbatas, yaitu badan hukum terpisah yang dibentuk berdasarkan hukum, dimana pemiliknya dibagi dalam bentuk saham-saham.
Jenis-jenis perusahaan
Jenis perusahaan berdasarkan lapangan usaha:
  • Perusahaan ekstraktif adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang pengambilan kekayaan alam
  • Perusahaan agraris adalah perusahaan yang bekerja dengan cara mengolah lahan/ladang
  • Perusahaan industri adalah perusahaan yang menghasilkan barang mentah dan setengah jadi menjadi barang jadi atau meningkatkan nilai gunanya
  • Perusahaan perdagangan adalah perusahaan yang bergerak dalam hal perdagangan
  • Perusahaan jasa adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa
Jenis perusahaan berdasarkan kepemilikan:
  • Perusahaan negara adalah perusahaan yang didirikan dan dimodali oleh negara
  • Perusahaan koperasi adalah perusahaan yang didirikan dan dimodali oleh anggotanya
  • Perusahaan swasta adalah perusahaan yang didirikan dan dimodali oleh sekelompok orang dari luar perusahaan
Unsur-unsur perusahaan
  • Badan usaha
  • Kegiatan dalam bidang perekonomian
  • Terus menerus
  • Bersifat tetap
  • Terang-terangan
  • Keuntungan dan atau laba
  • Pembukuan


Senin, 20 Oktober 2014

TUGAS PENGANTAR BISNIS

1. .Pengertian Bisnis menurut kalian !
-          Bisnis merupakan suatu kelompok yang menjual barang atau jasa yang dibutuhkan kepada konsumen atau sesama pebisnis lainnya yang bertujuan untuk mencari keuntungan atau laba. Sibuk dalam mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang menguntungkan. Bisnis dibentuk untuk mendapatkan profit dan meningkatkan kemakmuran serta kesejahteraan bagi pemiliknya.

2. Jelaskan jenis –jenis bisnis !
a.       Monopsoni
Keadaan dimana satu pelaku usaha menguasai penerimaan pasokan atau menjadi pembeli tunggal atas barang atau jasa dalam suatu komoditas. Monopsoni sering terjadi di daerah-daerah perkebunan.
b.      Oligopoli
Pasar dimana penawaran satu jenis barang dikuasai oleh beberapa perusahaan, jumlah perusahaan lebih dari dua dan tidak lebih dari sepuluh dalam pasar oligopoli. Setiap perusahaan menyesuaikan dirinya sebagai permainan pasar yang dimana keuntungan mereka tergantung pada produk-produk pesaing mereka sehingga usaha promosi iklan, produk baru, perubahan harga ditujukan untuk mengarahkan konsumen dari produk pesaing. Praktik oligopoli umumnya dilakukan sebagai salah satu upaya menahan perusahaan potensial masuk kedalam pasar dan sebagai salah satu usaha untuk menikmati laba normal dibawah tingkat maksimum dengan menutupkan harga jual terbatas.
c.       Oligopsoni
Keadaan dimana dua atau lebih pelaku usaha menguasai penerimaan pasokan atau menjadi pembeli barang tunggal atau barang dan jasa dalam suatu pasar komoditas.
d.      Pasar monopoli
Suatu bentuk pasar dimana hanya terdapat satu penjual yang menguasai pasar. Penentu harga pada pasar disebut penjual atau monopolis, sebagai penentu harga dengan cara menentukan jumlah harga dengan arti mengurangi harga atau menaikan harga. Apabila penetapan harga terlalu mahal, maka orang akan menunda pembelian dan mencari atau membuat barang subtitusi (pengganti). Ciri utama pasar ini adalah seorang penjual menguasai pasar dengan jumlah pembeli yang sangat banyak, tidak terdapatnya barang pengganti dan adanya hambatan yang besar untuk dapat masuk kedalam pasar.

3.   Mengapa kita perlu berbisnis? Jelaskan !

Karena untuk mencari keuntungan dari sebuah perusahaan yang kita pimpin dan memberikan kesejahteraan bagi para pekerja yang bekerja kepada kita serta meningkatkan lapangan pekerjaan. Dalam berbisnis juga dapat memenuhi kebutuhan para konsumen dalam memakai barang atau jasa sebuah perusahaan. Bisnis dapa menciptakan suatu keputusan yang tegas dan bijaksana dalam mengambil keputusan yang tepat untuk masa depan suatu perusahaan.

Minggu, 19 Oktober 2014

VALUTA ASING

PENGERTIAN VALUTA ASING
       Valuta Asing
Jual beli dilakukan orang-orang dalam suatu negara tidak mengalami masalah dalam pembayarannya, dengan menggunakan mata uang yang sama. Lain hal dengan perdagangan internasional, pembayaran sedikit berbeda sebab mata uang uang penjual dan pembeli belum tentu sama, ini karena setiap negara memiliki uang yang dipergunakan sebagai alat pembayaran.
Perdagangan internasional menimbulkan kebutuhan akan mata uang asing karena perdagangan ini melibatkan orang-orang yang berbeda negaranya. Oleh karena itu, muncullah mata uang asing. Mata uang asing disebut juga valuta asing.
a.     Pengertian Bursa Valuta Asing
Tempat atau lembaga yang meperdagangkan berbagai jenis mata uang asing disebut bursa valuta asing. Bursa valuta asing diselenggarakan oleh bank pemerintah, bank swasta nasional, dan bank swasta asing yang sudah menjadi bank devisa serta lembaga yang mengkhususkan kegiatannya dalam perdagangan mata uang asing. Lembaga yang mengkhususkan kegiatannya dalam perdagangan mata uang asing disebut money charger.
Dalam ilmu ekonomi nilai kurs (nilai tukar). Kurs adalah harga mata uang asing tertentu yang dinyatakan dalam mata uang dalam negeri. Misalnya kurs dolar Amerika Serikat terhadap Rupiah adalah 1US.$ = Rp. 12.250,00. Artinya, untuk memperoleh 1 Dolar Amerika Serikat, kita membutuhkan uang sebesar Rp.12.250,00.
Beberapa istilah tentang kurs valuta asing yaitu sebagai berikut :
1) Kurs Beli menunjukan harga beli valuta asing pada saat bank/money charger membeli valuta asing atau pada saat seseorang menukarkan valuta asing dengan rupiah.
2) Kurs Jual menunjukan harga jual valuta asing pada bank/money charger menjual valuta asing atau pada saat seseorang menukarkan rupiah dengan valuta asing.
3)  Kurs Tengah merupakan kurs antara kurs jual dan kurs beli (hasil bagi dua dari penjumlahan kurs beli dan kurs jual).
b. Pengguna Jasa Valuta Asing
Pihak-pihak ini membutuhkan jasa bursa valuta asing. Antara lain ;
1) Orang yang membiayai anggota keluarganya yang hidup di  luar negeri.
2) Para importir yang hendak membayar eksportir di luar negeri.
3) Para investor dalam negeri yang ingin membayar kewajiban-kewajibannya terhadap orang di luar negeri.
4) Orang-orang di dalam negeri yang akan membayar utang atau bunganya ke luar negeri.
5) Pedagang Valuta Asing yang melakukan spelukasi terhadap naik turunnya nilai valuta asing.
6) Orang-orang dalam negeri yang akan berkunjung ke luar negeri.
7) Perusahaan-perusahaan asing yang akan membayar dividen kepada para pemegang sahamnya di luar negeri.
8) Pemerintah yang membutuhkan valuta asing untuk membiayai perwakilan-perwakilannya di luar negeri, menyelesaikan utang-utang luar negeri yang telah jatuh tempo, membayar bunga, dan keperluan luar negeri lainnya.
c. Fungsi Pasar Valuta Asing
Dalam rangka memperlancar pembayaran intenasional, pasar valuta asing mempunyai fungsi yang amat penting, fungsi pasar valuta asing antara lain ;
1) Memperlancar terjadinya kegiatan ekspor dan impor.
2)  Memperlancar penukaran valuta asing.
3)  Memperlancar pemindahan dana dari suatu negara ke negara lainnya.
4) Memberikan tempat para pedagang valuta asing untuk melakukan spekulasi.

Cadangan emas yang dimiliki Bank Indonesia juga merupakan salah satu alat pembayaran antarnegara dan sebagai devisa bagi negara.

Kamis, 16 Oktober 2014

CONTOH SOAL JURNAL UMUM

Nih kan tadi penjelasan tentang  Pengertian Jurnal, sekarang saya akan memberi contoh soal tentang Jurnal Umum.Berikut soal nya;

Tuan Victor membangun sebuah perusahaan yang diberi nama PT. Victory, perusahaan tersebut bergerak dalam bidang pelayanan jasa transportasi. Berikut beberapa transaksi yang terjadi selama bulan Januari 2013:

2 Januari, 
Untuk mendirikan perusahaan, Tuan Victor menginvestasikan uangnya sebesar Rp.10.000.000,00 dan kendaraan seharga Rp. 20.000.000,00 nomor bukti 001
3 Januari, 
Pembelian perlengkapan secara tunai seharga Rp. 200.000,00 nomor bukti 002
4 Januari, 
Pembelian peralatan seharga Rp. 6.000.000, 00 yang sudah dibayar secara tunai sebanyak Rp. 1.000.000,00 dan sisanya akan dibayar 3 bulan lagi dengan nomor bukti 002A
6 Januari, 
Dibayar dimuka sewa gedung untuk operasional perusahaan sebesar Rp. 1.000.000,00 untuk masa satu tahun dengan nomor bukti 003
8 Januari, 
Dibayar rekening telepon, listrik, dan air untuk bulan ini Rp. 225.000,00 nomor bukti 004
11 Januari, 
Diterima pendapatan sebesar Rp. 2.500.000,00 dengan nomor bukti 005
13 Januari, 
Dibayar beban pemasangan iklan di harian Suara Merdeka untuk 6 kali penerbitan mingguan sebesar Rp. 250.000,00 nomor bukti 006
15 Januari, 
Dibayarkan premi asuransi Rp. 220.000,00 nomor bukti 007
18 Januari, 
Difakturkan tagihan terhadap Nona Amel atas biaya jasa yang telah diselesaikan sebesar Rp. 3.100.000,00 dengan nomor bukti 008
20 Januari, 
Menerima pinjaman dari pihak Bank Mandiri sebesar Rp. 7.000.000,00
24 Januari,
Pengambilan uang tunai untuk keperluan pribadi oleh Tuan Victor sebesar Rp. 750.000,00 nomor bukti 010
26 Januari,
Dibayar beban lain-lain Rp. 150.000,00 nomor bukti 011
28 Januari,
Dibayar upah karyawan sebesar Rp. 700.000,00 nomor bukti 012
30 Januari,
Dibayar untuk angsuran utang pembelian peralatan sebesar Rp. 400.000,00 nomor bukti 013

Berikut pencatatan transaksi ke dalam jurnal umum:


Ketelitian dan ketepatan sangat diperlukan dalam menyusun jurnal umum akuntansi. Semoga salah satu contoh di atas dapat memberikan sedikit gambaran tentang cara menyusun dan menyelesaikan soal jurnal umum akuntansi.